Minggu, 28 September 2014

FILSAFAT 7 (KAMIS, 25 SEPTEMBER 2014)

FILSAFAT MANUSIA : JIWA DAN BADAN

Badan dan Jiwa adalah satu kesatuan yang membentuk pribadi manusia. 
Ada dua aliran yang melihat badan dan jiwa secara bertolak belakang, yaitu :

A. Monoisme
Monoisme adalah aliran yang menolak pandangan bahwa badan dan jiwa merupakan dua unsur yang terpisah. 3 unsur bentuk aliran :

  • meterialisme : materi sebagai dasar segala hal
  • teori identitas : ,emgakui aktivitas mental manusia
  • idealisme : ada hal yang tidak dapat diterangkan semata berdasarkan materi, seperti pengalaman, nilai dan norma.

B. Dualisme
Dualisme merupakan badan dan jiwa adalah dua elemen yang berbeda dan terpisah. Perbedaan itu ada di dalam objek dan pengertian. Ada empat caban,yaitu :
  • interaksionisme : fokus pada hubungan timbal balik antara badan dan jiwa
  • okkosionalisme : memasukkan dimensi ilahi dalam hubumgan badan dan jiwa
  • pararelisme : sistem kejadian ragawi terdapat di alam, sistem kejadian jiwa di dalam jiwa manusia.
  • epifenomenalisme : melihat hubungan badan dan jiwa dari fungsi saraf.


Badan Manusia
- Badan adalah elemen mendasar dalam membentuk pribadi manusia.
- Pandanga tradisional badan = kumpulan berbagai entitas material yang membentuk makhluk. Mekanisme gerak badan bersifat mekanistik.
- Hakikat badan terletak pada aktivitas yang terjadi dalam badan


Jiwa Manusia
- Pandangan tradisional jiwa = makhluk halus, tidak bisa ditangkap indera.
- Jiwa harus dipahami sebagai kompleksitas kegiatan mental manusia.
- James Pratt, empat hal kemampuan dasar jiwa :
  • menghasilkan kualitas penginderaan
  • mampu menghasilkan makna yang berasal dari penginderaan khusus
  • mampu memberi tanggapan pada hasil penginderaan
  • memberi tanggapan pada proses dalam pikiran dan kebaikan
- Agustinus : manusia hanya bisa melakukan penilaian terhadap tindakannya karena dorongan dari jiwa.

Kesimpulan
Realitas manusia adalah realitas prinsipal, terbentuk dari 2 elemen, yaitu material dan spiritual.
Badan dan jiwa adalah satu kesatuan yang membentuk eksistensi manusia.
Jiwa tak berfungsi jika tak ada badan. Badan manusia bukan mekanistik, tapi dinamika dari jiwa itu sendiri.

Tidak ada komentar:

Posting Komentar